Category: Ekobiz

  • Penggeledahan Pondok di Sukoharjo Berikut adalah Barang Yang di Amankan

    Penggeledahan Pondok di Sukoharjo Berikut adalah Barang Yang di Amankan

     

    SUKOHARJO — Penggeledahan sebuah pondok di Sukoharjo menjadi perhatian publik setelah dikaitkan dengan penyelidikan kasus pembakaran warung mi babi. Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai alasan aparat kepolisian melakukan penggeledahan di lingkungan pondok serta kaitannya dengan pengejaran dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

        

    Berdasarkan narasi informasi yang beredar, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan keberadaan orang-orang yang dicari dalam rangkaian kasus tersebut. Namun, informasi mengenai keterlibatan setiap pihak tetap perlu dipahami secara hati-hati berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan resmi aparat.

    Berawal dari Kasus Pembakaran Warung

    Kasus ini bermula dari pembakaran sebuah warung mi babi di Sukoharjo yang disebut dilakukan oleh seseorang berinisial AS. Setelah kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan penindakan terhadap AS yang kemudian diketahui merupakan mantan narapidana terorisme (napiter).

    Dalam proses penangkapan, AS disebut melakukan perlawanan dengan menggunakan panah yang diarahkan kepada anggota kepolisian. Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang.

    Narasi yang beredar juga menyebut adanya dugaan keterkaitan ketiganya dengan kasus penyerangan Polsek Pasar Kliwon yang menewaskan seorang anggota polisi. Meski demikian, hubungan setiap orang dengan perkara tersebut perlu merujuk pada keterangan resmi penyidik dan bukti hukum yang tersedia.

    Dugaan Keberadaan Dua DPO di Pondok

    Informasi mengenai kemungkinan keberadaan dua DPO di lingkungan pondok menjadi salah satu dasar yang disebut melatarbelakangi tindakan kepolisian. Berdasarkan narasi hasil interogasi yang disampaikan, muncul dugaan bahwa kedua orang tersebut bersembunyi di lokasi itu karena salah satu istri mereka disebut memiliki hubungan kepengurusan dengan pondok.

    Dugaan tersebut menjadi bagian dari informasi yang perlu ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan. Akan tetapi, dugaan keberadaan seseorang di suatu tempat tidak serta-merta membuktikan keterlibatan seluruh penghuni atau pengurus tempat tersebut dalam tindak pidana.

    Karena itu, penting untuk membedakan tindakan penegakan hukum terhadap individu yang sedang dicari dari aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari para santri yang tidak terbukti memiliki keterkaitan dengan perkara.

    Penggeledahan Dilakukan pada Jam Lengang

    Dalam narasi yang beredar, penggeledahan dilakukan pada jam lengang dengan tujuan meminimalkan gangguan terhadap aktivitas pondok. Langkah tersebut disebut menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan kepolisian di lingkungan yang masih menjalankan aktivitas pendidikan dan keagamaan.

    Penggeledahan itu juga disebut dipimpin langsung oleh Kapolda. Namun, detail mengenai waktu pelaksanaan, barang yang diperiksa, serta hasil penggeledahan perlu dipastikan melalui keterangan resmi kepolisian agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat.

    Dalam setiap tindakan penggeledahan, prosedur hukum dan penghormatan terhadap hak pihak-pihak yang berada di lokasi menjadi aspek penting. Penegakan hukum perlu berjalan seiring dengan prinsip profesionalitas, proporsionalitas, dan perlindungan terhadap masyarakat yang tidak terkait dengan perkara.

    Pemeriksaan Santri dan Pengurus Pondok

    Informasi yang disampaikan turut menyebut sejumlah santri dan pengurus pondok dibawa untuk menjalani pemeriksaan selama 1 x 24 jam. Keterangan ini perlu diperjelas melalui sumber resmi, terutama mengenai status masing-masing pihak, alasan pemeriksaan, serta tindak lanjut yang diambil setelah proses tersebut.

    Pemeriksaan dalam proses penyelidikan tidak otomatis menunjukkan seseorang bersalah. Status hukum seseorang harus ditentukan berdasarkan prosedur dan alat bukti sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kejelasan informasi mengenai pemeriksaan tersebut juga penting untuk mencegah berkembangnya kabar yang tidak terverifikasi, terlebih ketika menyangkut lembaga pendidikan keagamaan dan para santrinya.

    Mengedepankan Informasi yang Terverifikasi

    Peristiwa penggeledahan pondok di Sukoharjo memperlihatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penegakan hukum. Masyarakat berhak mengetahui alasan tindakan aparat, sementara kepolisian perlu memberikan penjelasan yang memadai tanpa mengganggu proses penyelidikan.

    Di sisi lain, publik perlu menghindari kesimpulan prematur berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial. Dugaan persembunyian DPO, hubungan seseorang dengan suatu lembaga, serta hasil pemeriksaan harus dipahami berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Pada akhirnya, penanganan perkara harus berfokus pada pencarian fakta dan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat. Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi, sementara hak masyarakat yang tidak berkaitan dengan tindak pidana wajib dihormati.

  • Kapolda Metro Jaya Sampaikan ucapan terima kasih kepada massa aksi yang telah menyampaikan pendapat dengan baik, tertib

    Kapolda Metro Jaya Sampaikan ucapan terima kasih kepada massa aksi yang telah menyampaikan pendapat dengan baik, tertib,

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan pelayanan humanis yang ditunjukkan oleh para anggota kepolisian di lapangan. Apresiasi khusus ini diberikan seiring dengan pengamanan dan pengawalan aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang berlangsung pada 28 Oktober 2026. Dalam momentum tersebut, pendekatan yang humanis dinilai berhasil menciptakan situasi yang kondusif, aman, serta tertib bagi seluruh pihak yang terlibat.

    Selain apresiasi dari Kapolda Metro Jaya, pihak Kepolisian Republik Indonesia juga turut menerima apresiasi langsung dari Kapolri atas profesionalisme pengamanan yang mengedepankan sisi humanis. Langkah ini diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai wujud komitmen aparat penegak hukum dalam mengawal hak menyampaikan pendapat di muka umum dengan tetap menjaga ketertiban umum serta kenyamanan masyarakat luas.

  • Antisipasi Banjir Musim Hujan, Ditpolairud Polda Sulut Gelar Latihan SAR dan Survei DAS Tondano

    Antisipasi Banjir Musim Hujan, Ditpolairud Polda Sulut Gelar Latihan SAR dan Survei DAS Tondano

    BITUNG TODAY
    MANADO | Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara melaksanakan latihan Search and Rescue (SAR) sekaligus survei kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan strategis ini digelar sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya ancaman banjir yang kerap melanda wilayah tersebut menjelang puncak musim hujan.

    Latihan yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H. Dalam operasionalnya, ia didampingi oleh AKP Sumaji serta sejumlah perwira lainnya dari jajaran Ditpolairud. Kehadiran pimpinan secara langsung menunjukkan keseriusan institusi kepolisian dalam memastikan standar prosedur operasi tetap (SOP) pencarian dan pertolongan berjalan optimal di lapangan.
    Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam misi ini dengan menggunakan empat unit perahu karet untuk melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Tondano. Rute operasi dimulai dari Desa Maumbi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, dan berlanjut mengikuti arus sungai hingga mencapai kawasan Sindulang di Kota Manado. Penyebaran personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) perairan ini dirancang untuk mencakup titik-titik kritis yang rawan terhadap luapan air.
    Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas menjelaskan bahwa agenda hari ini memiliki dua tujuan utama, yaitu peningkatan kapabilitas teknis SAR bagi anggota dan pemetaan kondisi fisik sungai. Menurutnya, survei menjelang musim hujan sangat krusial untuk mengidentifikasi hambatan aliran air yang mungkin tidak terlihat dari darat. “Kami menggunakan empat perahu karet dengan melibatkan 30 personel yang menyusuri sungai dari wilayah Maumbi, Minahasa Utara, hingga Sindulang, Manado,” ujar Bayuaji saat memberikan keterangan di lokasi.
    Selama proses penyisiran, tim menemukan beberapa titik potensial yang dapat menghambat debit air, berupa tumpukan kayu dan bambu yang tersangkut di badan sungai. Temuan ini menjadi atensi khusus karena material tersebut berpotensi menjadi bendungan alami ketika curah hujan tinggi terjadi, yang pada akhirnya dapat memicu meluapnya air ke pemukiman warga. Kondisi ini menegaskan pentingnya pembersihan rutin terhadap objek-objek penghalang aliran sungai.
    Menanggapi temuan tersebut, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan Balai Sungai serta instansi pemerintah terkait lainnya guna melakukan penanganan lebih lanjut. Kolaborasi antar-lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi sungai sebelum intensitas hujan meningkat. Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari pendekatan holistik dalam manajemen risiko bencana yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
    Selain aspek teknis dan infrastruktur, Kombes Pol. Bayuaji juga menyoroti isu lingkungan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke DAS Tondano. Ia menekankan bahwa sampah yang terbawa arus tidak hanya mencemari ekosistem, tetapi juga berpotensi menyumbat saluran air dan merusak keindahan kawasan pesisir hingga perairan Teluk Manado dan Taman Nasional Bunaken. “Perahu karet yang kita gunakan ini berasal dari uang rakyat. Karena itu, kita harus hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
    BACA JUGA
    Di sela-sela kegiatan operasional, personel Ditpolairud juga melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat dengan membagikan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di bantaran sungai. Selain bantuan materiil, polisi juga menyampaikan imbauan edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap tanda-tanda banjir. Apresiasi disampaikan oleh seorang warga bernama Julius, yang menilai upaya kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat ini sangat membantu dalam membangun ketahanan komunitas terhadap bencana.
    Pelaksanaan latihan SAR di DAS Tondano ini ditutup pada pukul 16.00 Wita setelah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai prosedur keselamatan. Melalui inisiatif ini, Ditpolairud Polda Sulut berupaya memperkuat sinergitas antara kesiapsiagaan operasional, kepedulian lingkungan, dan pelayanan publik. Upaya tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi menghadapi tantangan alam.
  • Kapolri Jamin Penanganan Medis Pengendara Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Kapolri Jamin Penanganan Medis Pengendara Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

    Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

    Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

    “Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,” kata Suyudi.

    Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

    “Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan,” kata Kombes Firman.

    Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri korban.

    Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    “(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

  • Polri Jamin Penanganan Medis Pengendara Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Polri Jamin Penanganan Medis Pengendara Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

    Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

    Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

    “Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,” kata Suyudi.

    Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

    “Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan,” kata Kombes Firman.

    Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri korban.

    Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    “(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

  • Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

    Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

    Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

    “Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,” kata Suyudi.

    Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

    “Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan,” kata Kombes Firman.

    Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri korban.

    Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    “(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

  • Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol yang Dilindas BYD di Blok M

    Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol yang Dilindas BYD di Blok M

    Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

    Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

    Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

    “Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,” kata Suyudi.

    Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

    “Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan,” kata Kombes Firman.

    Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri korban.

    Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    “(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

  • Bhayangkari Peduli, Pengurus Bhayangkari Daerah Banten Salurkan Bansos kepada TKK Polda Banten

    Bhayangkari Peduli, Pengurus Bhayangkari Daerah Banten Salurkan Bansos kepada TKK Polda Banten

    IMG-20261027-WA0350

    Serang – Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Rina Hendra Kurniawan bersama pengurus Bhayangkari Daerah Banten menyalurkan 236 bantuan sosial (bansos) kepada Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Polda Banten. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Polda Banten pada Selasa (27/10). Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan apresiasi Bhayangkari terhadap para pekerja yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Kegiatan Bhayangkari Peduli ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta pengurus Bhayangkari Daerah Banten.

    Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Rina Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan Bhayangkari Peduli merupakan bentuk perhatian, kepedulian, dan penghargaan kepada para pekerja harian lepas yang telah berkontribusi dalam mendukung aktivitas dan kelancaran tugas di lingkungan Polda Banten.

    “Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu meringankan kebutuhan para penerima bantuan beserta keluarga. Bantuan ini merupakan ungkapan tulus perhatian dan penghargaan dari keluarga besar Bhayangkari Daerah Banten,” ujar Ny. Rina Hendra Kurniawan.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima bantuan atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa saling peduli di lingkungan keluarga besar Polda Banten.

    Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Bhayangkari Peduli yang dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terhadap seluruh unsur yang mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Banten.

    “Bantuan sosial ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada rekan-rekan TKK yang telah bekerja keras serta berkontribusi dalam mendukung kelancaran tugas di lingkungan Polda Banten. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi penerima dan keluarganya, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan di antara kita,” tambah Kapolda Banten.

    Melalui kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 Tahun 2026 ini, Bhayangkari Daerah Banten berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh, sehingga kebersamaan dan hubungan kekeluargaan di lingkungan Polda Banten semakin kuat (Bidhumas).

  • Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho Bantu Anak Sekolah Menyeberang

    Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho Bantu Anak Sekolah Menyeberang

    *SERANG, BANTEN -* Sosok humanis ditunjukkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Banten, Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho saat turun langsung ke jalan membantu para pelajar menyeberang di tengah kepadatan lalu lintas pagi.

    Dalam aksi tersebut, Brigjen Pol Zain yang mengenakan rompi lantas hijau stabilo dengan tulisan nama ZAIN di dada, tampak sigap dan tersenyum ramah saat menyeberangkan dua orang siswa berseragam putih yang membawa tas ransel.

    Momen tersebut menggambarkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Di tengah kesibukannya sebagai orang nomor dua di Polda Banten, jenderal bintang satu lulusan Akpol 1997 itu masih menyempatkan diri untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memastikan keselamatan anak-anak sekolah.

    Aksi tersebut sejalan dengan penekanan pimpinan Polda Banten dalam Operasi Patuh Maung 2026 yang sedang berlangsung, untuk mengedepankan edukasi dan pelayanan humanis, terutama kepada kelompok rentan seperti pelajar.

    Dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan awak media sejak menjabat Kapolres Metro Tangerang Kota, Brigjen Zain memang kerap terlihat turun langsung ke lapangan.

    Sapaan humanisnya saat membantu pelajar ini pun menuai apresiasi luas dari warganet, sebagai contoh bahwa tugas polisi tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan rasa aman dan pelayanan tulus kepada masyarakat.

  • Kapolda dan Wakapolda Banten Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas di Depan SMAN 1 Ciruas

    Kapolda dan Wakapolda Banten Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas di Depan SMAN 1 Ciruas

    Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan bersama Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho turun langsung mengatur lalu lintas di kawasan sekolah pada Senin, 26 Oktober 2026.

    Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman kepada para pelajar dan pengguna jalan.

    Kapolda Banten Hendra Kurniawan melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang. Sementara itu, Wakapolda Banten Zain Dwi Nugroho bertugas di depan SMPN 15 Kota Serang.

    Kehadiran pimpinan Polda Banten tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama saat aktivitas lalu lintas meningkat pada pagi hari.

    Dalam kegiatan di depan SMPN 15 Kota Serang, Wakapolda Banten turut didampingi Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Donny Sardo Lumbantoruan, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, dan Dirsamapta Polda Banten AKBP Rezi Dharmawan.

    Wakapolda mengatakan, kehadiran personel kepolisian di jalan raya sangat penting, khususnya ketika masyarakat mulai beraktivitas pada pagi hari. “Personel harus hadir di saat masyarakat membutuhkan ketika pagi hari jalan raya ramai,” ujarnya.

    Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan implementasi tagline Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan arus lalu lintas tetap lancar, memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pengaturan lalu lintas di kawasan sekolah merupakan bentuk pelayanan nyata kepolisian untuk melindungi masyarakat.

    Maruli juga mengimbau pengendara agar mematuhi peraturan lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, serta memberikan kesempatan kepada pelajar dan pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman.

    Polda Banten mengajak seluruh pengguna jalan meningkatkan disiplin dan kepedulian demi mencegah kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.