Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir
Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.
Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.
Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.
Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir
Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.
Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.
Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.
Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir
Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.
Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.
Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.
Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H serta Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat
Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H serta Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat
Dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Sulawesi Utara bersama Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat. Momentum Idulfitri dimaknai sebagai waktu untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan Direktorat Polairud didampingi staf dan pengurus Bhayangkari. Selain sebagai bentuk perayaan hari besar keagamaan, pesan yang disampaikan juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan Sulawesi Utara.
Dalam pernyataannya, pimpinan Ditpolairud menyampaikan,
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan, tetapi momentum bagi kita semua untuk kembali ke fitrah, membersihkan hati, dan memperkuat tali persaudaraan demi terciptanya kamtibmas yang kondusif.”
Keluarga besar Ditpolairud Polda Sulawesi Utara juga menyampaikan pesan resmi:
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”
Selain menyampaikan ucapan, jajaran Ditpolairud menegaskan bahwa personel tetap bersiaga selama masa libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan wilayah perairan serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas melalui jalur laut yang menjadi salah satu sarana transportasi penting di wilayah kepulauan.
Melalui pesan tersebut, Ditpolairud Polda Sulawesi Utara berharap suasana Idulfitri dapat menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda Sumsel Hadiri Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Komplek Pakri Palembang
Palembang – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung khidmat di Masjid Al-Aman Komplek Pakri Palembang, Sabtu (21/03/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Polda Sumatera Selatan bersama masyarakat sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, didampingi Wakapolda Sumsel, Irwasda, Pejabat Utama (PJU), para Pamen, serta pengurus Bhayangkari Sumsel. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan serta laporan pelaksanaan kegiatan, kemudian pembacaan tata cara sholat Ied. Selanjutnya, jamaah melaksanakan Sholat Idul Fitri yang dipimpin oleh Imam Ustaz KH. Abdurauf, seorang Qori internasional asal Provinsi Banten.
Setelah pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan khotbah Idul Fitri yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Anis Saggaff, MSCE, IPU, ASEAN-ENG, APEC-ENG, yang juga merupakan tokoh akademisi dan mantan Rektor Universitas Sriwijaya periode 2015–2023. Khotbah berlangsung penuh makna dengan pesan-pesan keimanan, persatuan, serta pentingnya menjaga silaturahmi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, yang diikuti seluruh jamaah dengan penuh khusyuk. Turut hadir pula masyarakat sekitar Mapolda Sumsel yang memadati area masjid, menciptakan suasana Idul Fitri yang hangat dan penuh kebersamaan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama
*PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,
tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.
Pimpin Apel Perdana, Kapolda Sumsel Ajak Jajaran Bersinergi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla dan Pelayanan Masyarakat
*PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,
tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.
Aksi Humanis Polisi Gendong Bayi Saat Shalat Id di Yogyakarta Banjir Pujian
Sebuah momen penuh kehangatan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota polisi dengan sigap membantu seorang ibu yang tengah kesulitan menggendong bayinya saat menjalankan salat.
Kejadian itu berlangsung saat polisi tersebut sedang bertugas mengamankan jalannya ibadah Salat Id. Di tengah suasana khusyuk, ia melihat seorang ibu yang tetap berusaha melaksanakan salat sambil menggendong bayinya. Tanpa ragu, polisi itu segera menghampiri dan dengan penuh kehati-hatian mengambil alih bayi tersebut.
Ia kemudian menggendong dan menjaga sang bayi hingga ibunya selesai menunaikan ibadah. Aksi sederhana namun tulus itu justru menyentuh banyak orang. Menariknya, bayi yang berada dalam gendongan polisi tampak tenang dan tidak rewel, seolah merasa nyaman dalam pelukan tersebut.
Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @izzun_nafroni dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah akun lain, termasuk @kamiada.co, turut membagikan ulang momen tersebut dengan pesan penuh makna, mendoakan agar setiap niat baik dimudahkan.
Respons warganet pun didominasi komentar positif. Banyak yang memuji sikap humanis dan kepedulian anggota polisi tersebut. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga empati.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas negara, ada sisi kemanusiaan yang mampu menyentuh hati banyak orang. Di momen penuh makna seperti Idulfitri, tindakan kecil seperti ini justru menghadirkan dampak besar dan menginspirasi.
Polisi Gendong Bayi Saat Salat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet
Sebuah momen penuh kehangatan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota polisi dengan sigap membantu seorang ibu yang tengah kesulitan menggendong bayinya saat menjalankan salat.
Kejadian itu berlangsung saat polisi tersebut sedang bertugas mengamankan jalannya ibadah Salat Id. Di tengah suasana khusyuk, ia melihat seorang ibu yang tetap berusaha melaksanakan salat sambil menggendong bayinya. Tanpa ragu, polisi itu segera menghampiri dan dengan penuh kehati-hatian mengambil alih bayi tersebut.
Ia kemudian menggendong dan menjaga sang bayi hingga ibunya selesai menunaikan ibadah. Aksi sederhana namun tulus itu justru menyentuh banyak orang. Menariknya, bayi yang berada dalam gendongan polisi tampak tenang dan tidak rewel, seolah merasa nyaman dalam pelukan tersebut.
Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @izzun_nafroni dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah akun lain, termasuk @kamiada.co, turut membagikan ulang momen tersebut dengan pesan penuh makna, mendoakan agar setiap niat baik dimudahkan.
Respons warganet pun didominasi komentar positif. Banyak yang memuji sikap humanis dan kepedulian anggota polisi tersebut. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga empati.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas negara, ada sisi kemanusiaan yang mampu menyentuh hati banyak orang. Di momen penuh makna seperti Idulfitri, tindakan kecil seperti ini justru menghadirkan dampak besar dan menginspirasi.
Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik. Bravo Polri” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota
Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri pada momentum mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Wahyu, warga Batu Ceper, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Batu Ceper. Ia menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali dari kampung halaman dengan selamat dan mendapati sepeda motornya tetap aman tanpa kekurangan apa pun.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Wahyu mengucapkan terima kasih kepada Polsek Batu Ceper yang telah menerima penitipan sepeda motor saya saat mudik Lebaran ke kampung halaman. Alhamdulillah, saya sudah kembali ke Batu Ceper dengan selamat, dan motor saya juga dalam keadaan aman, tidak kurang satu apa pun. Terima kasih kepada Polsek Batu Ceper. Polri telah melayani masyarakat dengan baik. Bravo Polri,” ujar Wahyu, Senin (23/3/2026).
Apresiasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri melalui pelayanan penitipan kendaraan gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Layanan itu dihadirkan untuk membantu warga yang meninggalkan rumah saat mudik, sekaligus memberikan rasa aman terhadap kendaraan yang dititipkan selama ditinggal ke kampung halaman. Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan masyarakat merupakan indikator bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan ketenangan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman. “Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat yang mudik merasa lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam aspek pengamanan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto. Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan jajaran Polda Metro Jaya selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Menurutnya, respons positif dari masyarakat menjadi energi dan dorongan moral bagi seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.