Category: Edukasi

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto Temui Massa di Bundaran HI Saat Hujan Deras

    Kapolda Metro Temui Massa di Bundaran HI Saat Hujan Deras

    JAKARTA, KOMPAS.com- Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto kembali mendatangi massa aksi saat hujan deras mengguyur Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026) malam. Mulanya Dadang berjalan di seberang titik aksi. Hujan belum cukup deras. Kemudian Dadang berbelok, melewati pembatas jalan pada celah yang ada. Saat itu massa aksi sudah banyak yang membubarkan diri. Baca juga: Kapolda Metro Temui Massa Demo di Bundaran HI, Tampung Curhatan Ibu-ibu Begitu rombongan Dadang tiba di depan Menara UoB, sejumlah massa aksi maju membawa water barrier hingga kayu panjang. Hujan seolah tak mengganggu upaya mereka menembus barikade polisi. Pukul 19.06 WIB, beberapa massa aksi masih berusaha maju mendekati barikade polisi. Gagal Menuju Istana, Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tuntutan di Medan Merdeka Selatan Artikel Kompas.id “Terima kasih teman-teman atas aspirasinya hari ini, silakan kembali ke rumah masing-masing,” kata Dadang lewat pengeras suara.

    Beberapa orang mendekat ke Dadang yang dibarikade dengan sejumlah perisai. Mereka bilang ingin berbicara langsung dengan Dadang. “Kami tuh di sini sedih dan kecewa pak. Berhari-hari kami turun ke jalan. Pemerintah kita enggak pro ke rakyat. Kebakaran hutan empat bulan, enggak ada penanganannya,” kata salah satu massa aksi kepada Dadang. Massa aksi lainnya, yang masih menggunakan jas almamater bilang bahwa dia butuh bantuan Dadang untuk menyampaikan keluhan mereka kepada pemerintah. “Bapak dengar dulu aspirasi mahasiswa.

    Karena kami enggak dapat sampaikan kepada DPR, enggak bisa juga kepada Presiden Prabowo. Bapak yang bisa menyampaikan,” tutur dia. Baca juga: Massa Aksi dan Polisi Bubar, Jalanan Sekitar Bundaran HI Dibuka Kembali Menanggapi permintaan itu, Dadang bilang bahwa mereka bisa menyampaikan pesan itu di lokasi tanpa perlu harus sampai ke Bundaran HI. “Sekarang kan jaman IT. Semua kan mendengar dan melihat, pembicaraan kita ini sudah tercover dengan IT, tidak harus ke HI lho,” ujar Dadang. Massa aksi sempat bertahan beberapa waktu kemudian di depan Menara UoB sampai akhirnya polisi mengerahkan mobil pengurai massa (Raisa) untuk membubarkan massa aksi.

  • Kapolri Jenderal Suyudi Jamin Penanganan Medis Pengendara Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Kapolri Jenderal Suyudi Jamin Penanganan Medis Pengendara Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

    Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

    Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

    Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

    “Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,” kata Suyudi.

    Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

    “Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan,” kata Kombes Firman.

    Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri korban.

    Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    “(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Ajak Ojol Utamakan Keselamatan, Sabtu Berkah Digelar Rutin

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Ajak Ojol Utamakan Keselamatan, Sabtu Berkah Digelar Rutin

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak para pengemudi ojek online untuk selalu menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan saat mencari nafkah. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sabtu Berkah bersama pengemudi ojol di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Sabtu (24/10/2026).

    Kegiatan yang turut dihadiri Dirintelkam, Dirlantas, dan Dirbinmas Polda Metro Jaya itu menjadi kesempatan bagi Kapolda untuk menyapa dan berbincang langsung dengan para pengemudi. Ia mengingatkan agar mereka selalu berhati-hati saat bekerja karena keluarga menantikan kepulangan mereka di rumah.

    “Yang penting jaga kesehatan dan keselamatan. Jadi kalau mau ke mana-mana, utamakan itu,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak para pengemudi untuk berdoa sebelum berangkat mencari nafkah agar dapat kembali ke rumah dengan selamat. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Sabtu Berkah bersama pengemudi ojol direncanakan berlangsung rutin setiap Sabtu sebagai sarana berbagi dan menjaga silaturahmi dalam semangat Polisi Bersama Masyarakat.

    Salah seorang pengemudi ojol asal Jakarta Utara, Hendri Manurung, yang telah bekerja sejak 2015, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi perhatian Kapolda Metro Jaya dan berharap komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol terus terjalin, termasuk dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

    Hal senada disampaikan Jefry Gobang, koordinator ojol wilayah Kabupaten Bekasi. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan serta kesempatan bersilaturahmi langsung dengan Kapolda. Menurutnya, kegiatan tersebut bermanfaat bagi para pengemudi sekaligus menjadi kesempatan untuk menjaga hubungan baik dengan kepolisian.

  • Sabtu Berkah Bersama Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan

    Sabtu Berkah Bersama Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak para pengemudi ojek online untuk selalu menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan saat mencari nafkah. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sabtu Berkah bersama pengemudi ojol di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Sabtu (24/10/2026).

    Kegiatan yang turut dihadiri Dirintelkam, Dirlantas, dan Dirbinmas Polda Metro Jaya itu menjadi kesempatan bagi Kapolda untuk menyapa dan berbincang langsung dengan para pengemudi. Ia mengingatkan agar mereka selalu berhati-hati saat bekerja karena keluarga menantikan kepulangan mereka di rumah.

    “Yang penting jaga kesehatan dan keselamatan. Jadi kalau mau ke mana-mana, utamakan itu,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak para pengemudi untuk berdoa sebelum berangkat mencari nafkah agar dapat kembali ke rumah dengan selamat. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Sabtu Berkah bersama pengemudi ojol direncanakan berlangsung rutin setiap Sabtu sebagai sarana berbagi dan menjaga silaturahmi dalam semangat Polisi Bersama Masyarakat.

    Salah seorang pengemudi ojol asal Jakarta Utara, Hendri Manurung, yang telah bekerja sejak 2015, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi perhatian Kapolda Metro Jaya dan berharap komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol terus terjalin, termasuk dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

    Hal senada disampaikan Jefry Gobang, koordinator ojol wilayah Kabupaten Bekasi. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan serta kesempatan bersilaturahmi langsung dengan Kapolda. Menurutnya, kegiatan tersebut bermanfaat bagi para pengemudi sekaligus menjadi kesempatan untuk menjaga hubungan baik dengan kepolisian.

  • Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto Rangkul Komunitas Ojol, Wujudkan Pelayanan Responsif dan Dekat dengan Masyarakat

    Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto Rangkul Komunitas Ojol, Wujudkan Pelayanan Responsif dan Dekat dengan Masyarakat

    Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto Rangkul Komunitas Ojol, Wujudkan Pelayanan Responsif dan Dekat dengan Masyarakat
    Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana

     

    Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto Rangkul Komunitas Ojol, Wujudkan Pelayanan Responsif dan Dekat dengan Masyarakat

    Keamanan dan ketertiban di jalanan Ibu Kota tidak bisa diwujudkan hanya dari balik meja kerja. Menyadari peran penting elemen masyarakat dalam menjaga ekosistem jalan raya, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto terjun langsung ke lapangan untuk berdialog dan menyerap aspirasi komunitas ojek online (ojol).

    Mengusung semangat “Ngobrol langsung, dengar langsung, cari solusi bersama”, pertemuan ini menjadi ruang terbuka bagi para pengemudi ojol untuk menyampaikan berbagai persoalan yang kerap mereka hadapi sehari-hari. Mulai dari tantangan lalu lintas, keamanan di jalan, hingga dinamika sosial yang kerap bersinggungan langsung dengan tugas kepolisian. Lewat diskusi yang hangat, Kapolda Metro Jaya tidak hanya hadir sebagai figur penegak hukum, tetapi juga sebagai pendengar yang mencari jalan keluar secara kolaboratif.

     

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan bahwa menjaga silaturahmi dan membangun komunikasi dua arah yang baik dengan masyarakat adalah kunci utama institusi Polri saat ini. Menurutnya, pelayanan kepolisian harus bertransformasi menjadi lebih humanis—hadir semakin dekat, merespons keluhan dengan cepat, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.

    Para pengemudi ojol adalah urat nadi pergerakan ekonomi dan mobilitas warga Jakarta. Oleh karena itu, sinergi antara polisi dan ojol menjadi sangat krusial. Jika ojol terus bergerak tanpa henti untuk memudahkan urusan masyarakat, maka sudah sepantasnya polisi hadir untuk mengayomi dan melayani mereka di lapangan.

    Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata dari komitmen #KerjaMelayaniJakarta. Dengan kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, Jakarta diharapkan menjadi kota yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga nyaman bagi siapa saja yang mengais rezeki di jalanan. Polisi bersama masyarakat, mewujudkan pelayanan tanpa sekat.

  • Polda Metro Perkuat Komunikasi Publik Lewat Rakernis Humas 2026

    Polda Metro Perkuat Komunikasi Publik Lewat Rakernis Humas 2026

    JAKARTA,  Bidhumas Polda Metro Jaya menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun Anggaran 2026 di Aula TMC Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peningkatan kapasitas jajaran kehumasan dalam menghadapi perkembangan media dan kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami.

    Rakernis dibuka Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons berbagai peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat dengan berpedoman pada data yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Kepercayaan lahir dari kerja yang konsisten, komunikasi yang jujur, serta tanggung jawab kita kepada masyarakat. Jadikan Rakernis ini sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas dan menyusun strategi komunikasi yang lebih adaptif serta memberikan dampak nyata,” ujarnya.

    Kapolda juga mengarahkan jajaran Humas untuk memahami karakter masyarakat dalam menyampaikan pesan, membangun hubungan profesional dengan media, serta mengoptimalkan pemantauan media dan media sosial. Langkah tersebut diperlukan agar perkembangan isu dapat diketahui lebih awal dan respons yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

    Rakernis Bidhumas Polda Metro Jaya tahun ini mengangkat tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam rangka Mewujudkan Program Jaga Jakarta.”

    Sejalan dengan tema tersebut, rangkaian materi diawali dengan penguatan internal dari Subbid Penmas, Subbid Multimedia, dan Subbid PID sesuai bidang tugas masing-masing. Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh Dr. Devie Rahmawati, CICS mengenai komunikasi publik dan manajemen media, serta Warren Giovani yang memberikan materi tentang peliputan, pembuatan, dan pengolahan konten.

    Diakhir kegiatan, Kabidhumas memberikan pembulatan atas materi yang telah disampaikan. Rakernis juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada jajaran terbaik, yakni AKP Endro dari Ditsamapta Polda Metro Jaya untuk kategori PPID terbaik dan AKP Aliani dari Polres Metro Bekasi sebagai Kasi Humas terbaik.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto mengatakan, tugas kehumasan tidak hanya berkaitan dengan publikasi kegiatan, tetapi juga memastikan setiap pesan yang disampaikan memiliki dasar yang jelas dan telah melalui proses verifikasi.

    “Komunikasi publik bukan sekadar bagaimana kita mempublikasikan kegiatan kepolisian. Yang harus kita pastikan adalah informasi yang disampaikan berbasis data, sudah diverifikasi, memiliki pesan yang jelas, kemudian dapat dipahami dan dipercaya masyarakat,” pungkasya.

  • Polda Metro Jaya Apresiasi Massa Buruh Berjalan Aman dan Kondusif

    Polda Metro Jaya Apresiasi Massa Buruh Berjalan Aman dan Kondusif

    Jakarta – Massa aksi di DPR hingga Monas, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri sore tadi. Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang tertib dan aman.
    Kegiatan penyampaian aspirasi massa berakhir pada Kamis (24/9/2026) sore tadi. Usai massa membubarkan diri, polisi secara bertahap menormalkan kembali arus lalu lintas untuk kelancaran mobilitas dan aktivitas masyarakat.

    Seperti diketahui, unjuk rasa berlangsung di beberapa titik. Di kawasan Silang Selatan Monas, penyampaian aspirasi antara lain diikuti DPN Koalisi Nasional Reforma Agraria (Knara), Aliansi Tanah untuk Rakyat Jakarta, serta Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Universitas Bung Karno.

    Sementara itu, di Taman Pandang berlangsung Aksi Kamisan. Penyampaian aspirasi juga berlangsung di depan gedung MPR/DPR RI yang digelar oleh massa dari AGRA Pusat, Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia Jawa Barat, serta BEM KM IPB.

    Sedangkan di kawasan UOB, Dukuh Atas, aksi massa dari elemen buruh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) juga telah usai. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut telah selesai dan situasi di sejumlah titik kembali kondusif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang turut menjaga ketertiban hingga kegiatan selesai. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, pamdal MPR/DPR RI, pamdal Monas, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan dan pengamanan kegiatan masyarakat.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Terima kasih juga kepada seluruh unsur yang telah bekerja bersama serta masyarakat yang ikut menjaga suasana tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujar Kombes Budi.

    Semangat Polri untuk demokrasi diwujudkan dengan menghormati ruang masyarakat dalam menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga kepentingan warga lainnya yang tetap bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, menggunakan transportasi, maupun melakukan perjalanan. Setelah kegiatan selesai, pengaturan lalu lintas secara bertahap dikembalikan seperti semula.

    Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pengaturan maupun pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan sempat berdampak pada perjalanan dan aktivitas warga.

    “Kami mohon maaf apabila aktivitas atau perjalanan masyarakat sempat terganggu. Terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kerja sama semua pihak. Mari terus kita jaga semangat saling menghormati, baik dalam menyampaikan aspirasi maupun menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga Jakarta tetap menjadi ruang bersama yang aman dan nyaman,” pungkas Kombes Budi.