Category: Celebrity

  • Perkuat Kepercayaan Publik, Humas Polda Metro Jaya Asah Strategi Komunikasi

    Perkuat Kepercayaan Publik, Humas Polda Metro Jaya Asah Strategi Komunikasi

    JAKARTA,  Bidhumas Polda Metro Jaya menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun Anggaran 2026 di Aula TMC Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peningkatan kapasitas jajaran kehumasan dalam menghadapi perkembangan media dan kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami.

    Rakernis dibuka Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons berbagai peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat dengan berpedoman pada data yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Kepercayaan lahir dari kerja yang konsisten, komunikasi yang jujur, serta tanggung jawab kita kepada masyarakat. Jadikan Rakernis ini sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas dan menyusun strategi komunikasi yang lebih adaptif serta memberikan dampak nyata,” ujarnya.

    Kapolda juga mengarahkan jajaran Humas untuk memahami karakter masyarakat dalam menyampaikan pesan, membangun hubungan profesional dengan media, serta mengoptimalkan pemantauan media dan media sosial. Langkah tersebut diperlukan agar perkembangan isu dapat diketahui lebih awal dan respons yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

    Rakernis Bidhumas Polda Metro Jaya tahun ini mengangkat tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam rangka Mewujudkan Program Jaga Jakarta.”

    Sejalan dengan tema tersebut, rangkaian materi diawali dengan penguatan internal dari Subbid Penmas, Subbid Multimedia, dan Subbid PID sesuai bidang tugas masing-masing. Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh Dr. Devie Rahmawati, CICS mengenai komunikasi publik dan manajemen media, serta Warren Giovani yang memberikan materi tentang peliputan, pembuatan, dan pengolahan konten.

    Diakhir kegiatan, Kabidhumas memberikan pembulatan atas materi yang telah disampaikan. Rakernis juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada jajaran terbaik, yakni AKP Endro dari Ditsamapta Polda Metro Jaya untuk kategori PPID terbaik dan AKP Aliani dari Polres Metro Bekasi sebagai Kasi Humas terbaik.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto mengatakan, tugas kehumasan tidak hanya berkaitan dengan publikasi kegiatan, tetapi juga memastikan setiap pesan yang disampaikan memiliki dasar yang jelas dan telah melalui proses verifikasi.

    “Komunikasi publik bukan sekadar bagaimana kita mempublikasikan kegiatan kepolisian. Yang harus kita pastikan adalah informasi yang disampaikan berbasis data, sudah diverifikasi, memiliki pesan yang jelas, kemudian dapat dipahami dan dipercaya masyarakat,” pungkasya.

  • Polda Metro Jaya Siagakan 17.628 Personel Kawal 37 Agenda di Wilayah Jakarta

    Polda Metro Jaya Siagakan 17.628 Personel Kawal 37 Agenda di Wilayah Jakarta

    Jakarta. Sebanyak 37 agenda masyarakat digelar di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Selasa. Untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polda Metro Jaya menyiagakan 17.628 personel gabungan.

    Dari puluhan agenda tersebut, sebanyak 20 merupakan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum. Sementara 17 kegiatan lainnya meliputi berbagai aktivitas masyarakat, seperti wisuda, pameran, hingga dies natalis.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dengan mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

     

    View on Threads

     

    “Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,” kata Budi di Jakarta, Selasa (29/09/2026).

    Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian utama polisi antara lain kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI-Dukuh Atas, serta Silang Selatan Monas.

    Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 4.998 personel ditempatkan khusus untuk mengamankan kawasan DPR/MPR RI. Personel tersebut terdiri atas unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR/MPR RI.

    Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono juga mengingatkan seluruh personel agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing selama menjalankan tugas di lapangan.

    “Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,” kata Dekananto.

    Selain pengamanan kegiatan, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan pergerakan massa dan kondisi lalu lintas di masing-masing lokasi.

    Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga mobilitas warga serta memastikan kegiatan perekonomian, pendidikan, ibadah, dan berbagai kepentingan publik lainnya tetap berjalan.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara damai, mengikuti arahan petugas, menghormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas, serta tidak merusak fasilitas umum.

    “Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” kata Budi.

    Dengan pengamanan yang disiapkan, kepolisian berharap seluruh agenda masyarakat di Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

  • Atasi Karhutla, Kapolda Sumsel Gencarkan Sinergi dan Teknologi

    Atasi Karhutla, Kapolda Sumsel Gencarkan Sinergi dan Teknologi

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir
    Polda sumsel

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Sandi Nugroho menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui strategi terpadu yang memadukan pendekatan kolaboratif, pemanfaatan teknologi modern, serta penegakan hukum tegas.

    Dalam pelaksanaannya, Polda Sumsel mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan menerjunkan personel BKO Satbrimob dan Bhabinkamtibmas. Bersama Babinsa serta kepala desa, para personel menggelar patroli dialogis dan edukasi langsung guna mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

     

    Selain aksi di lapangan, Polda Sumsel kini bertransformasi meninggalkan pola konvensional melalui pemanfaatan teknologi. Pemantauan titik panas (hotspot) dilakukan secara real-time untuk mempercepat deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan kebakaran.

    Sinergi lintas sektor juga makin diperkuat bersama Pemerintah Provinsi Sumsel, TNI, pemerintah daerah, hingga sektor swasta melalui pendirian posko lapangan di titik rawan, seperti wilayah Sungai Keruh dan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI).

    Sebagai bentuk komitmen akhir, langkah represif tetap diberlakukan tanpa kompromi. Polda Sumsel menindak tegas para pelaku pembakaran liar tanpa pandang bulu, yang dibuktikan dengan penanganan belasan laporan polisi serta penahanan puluhan tersangka.

  • Tiga Program Polda Sumsel Diapresiasi Kakorbinmas, Bukan Cuma soal Keamanan

    Tiga Program Polda Sumsel Diapresiasi Kakorbinmas, Bukan Cuma soal Keamanan

    Antara

     Sumatera Selatan. Polda Sumatera Selatan memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah, pengaktifan kembali Satkamling serta pengembangan bawang putih untuk mendukung program swasembada pangan. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., dalam kunjungan kerja sekaligus penyerahan dua kendaraan operasional Binmas di Mapolda Sumsel.

    Dalam sambutannya, Kakorbinmas menyoroti realisasi penyaluran beras melalui Gerakan Pangan Murah Polda Sumsel yang mencapai sekitar 230 persen dari target 2.705 ton. Berdasarkan total realisasi penyaluran beras secara nasional, capaian tersebut menempatkan Polda Sumsel pada peringkat ketiga.

    Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., beserta jajaran atas pelaksanaan berbagai program Polri yang mendukung Asta Cita Presiden. Menurutnya, capaian tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

    “Capaian yang baik bukanlah akhir, melainkan menjadi tanggung jawab kita untuk mempertahankan, meningkatkan dan bisa memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Mardiyono. Dilansir dari TBN Sumsel, Selasa (29/9/26).

    Selain ketahanan pangan, perhatian terhadap keamanan lingkungan juga menjadi bagian dari penguatan pelayanan masyarakat. Polda Sumsel telah mengaktifkan kembali 224 Satkamling dari target 207 Satkamling atau sekitar 108 persen.

    Menurut Kakorbinmas, capaian tersebut menempatkan Polda Sumsel pada peringkat ketiga nasional dalam persentase aktivasi Satkamling pasif. Pengaktifan kembali Satkamling diharapkan semakin memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    Kakorbinmas juga mendorong optimalisasi potensi lahan bawang putih seluas 81 hektare. Dalam sambutannya, ia menyebut realisasi program di Sumatera Selatan telah mencapai 9,6 hektare dan meminta jajaran terus memperkuat pendampingan, pemantauan serta sinergi dengan pemangku kepentingan.

    Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa komitmen pengembangan bawang putih seluas 81 hektare telah disepakati bersama para Kapolres dan jajaran.

    Kapolda mengarahkan agar jajaran berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta mitra terkait untuk mengidentifikasi lahan yang sesuai sekaligus memastikan keberlanjutan program.

    “Yang sudah dideklarasikan oleh Polda Sumatera Selatan adalah 81 hektare, sesuai dengan kesepakatan kita dengan para Kapolres dan jajaran untuk menyukseskan program Swasembada Bawang Putih,” ungkap Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Kapolda menekankan bahwa setiap program harus dilaksanakan secara terukur, disertai pelaporan, pengawasan dan evaluasi. Jajaran juga diminta mengonsolidasikan tim di tingkat Polda maupun kewilayahan serta memastikan setiap tugas dapat dituntaskan.

    “Jadi kalau pekerjaan itu dilaksanakan, dilaporkan, bukan dirasakan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan program, Kapolda menyampaikan bahwa capaian akan dianalisis dan dievaluasi setiap minggu. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai target sekaligus membuka ruang perbaikan dan peningkatan capaian.

    Dalam kunjungan kerja tersebut, Kakorbinmas juga menyerahkan dua kendaraan operasional Binmas. Dukungan sarana tersebut diharapkan memperkuat mobilitas personel dalam menjalankan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.

    Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan Polri serta menegaskan agar kendaraan operasional tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas jajaran Binmas.

    Melalui penguatan ketahanan pangan, aktivasi Satkamling dan pengembangan bawang putih, Polda Sumsel terus mendorong program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara Polri, masyarakat, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program berjalan secara terukur dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Selatan.

    Mohammad Khoirul Amin, Amin, Khoirul Amin, Pakar Seo , pakar seo polri , master seo

     

  • Polda Metro Buka Dapur untuk Korban Kebakaran di Pademangan Jakut

    Polda Metro Buka Dapur untuk Korban Kebakaran di Pademangan Jakut

    Jakarta – Polda Metro Jaya melalui Direktorat Samapta membuka dapur lapangan untuk warga terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara (Jakut). Dapur tersebut dapat membantu 380 warga di lokasi pengungsian.
    “Selain membantu proses penanganan kebakaran, personel juga menggelar dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi 380 warga yang berada di lokasi pengungsian,” ujar Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).

    Kombes Wahyu mengatakan personel Dit Samapta bersama petugas pemadam kebakaran berada di lokasi untuk membantu proses penanganan sejak pagi.

    “Petugas melakukan pengamanan area, menjaga masyarakat agar tidak memasuki lokasi yang masih berisiko, serta membantu Damkar selama proses pemadaman hingga pendinginan,” jelasnya.

    Berdasarkan data sementara, kebakaran berdampak pada 20 rumah tinggal dan 95 kamar kontrakan. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

    “Setelah api berhasil dipadamkan, pelayanan kemudian difokuskan pada kebutuhan warga yang terdampak,” ungkapnya.

    Kombes Wahyu mengatakan, dapur lapangan mulai digelar sejak pukul 16.00 WIB untuk menyiapkan makanan bagi warga di lokasi pengungsian.

    “Setelah penanganan kebakaran, perhatian kami lanjutkan kepada warga yang terdampak. Personel menyiapkan dapur lapangan agar kebutuhan makanan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi. Kami ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Wahyu.

    Personel Dit Samapta bersama unsur terkait masih melakukan penyiapan dan pendistribusian makanan kepada warga. Pelayanan dilakukan secara terkoordinasi sambil memastikan situasi di sekitar lokasi kebakaran tetap aman dan proses pendinginan oleh petugas Damkar dapat berjalan dengan baik.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak. Menurutnya, kehadiran kepolisian dalam situasi bencana tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan yang langsung dirasakan masyarakat.

    “Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, rasa aman, serta kebutuhan dasar selama berada di pengungsian. Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk membantu warga sampai situasi kembali pulih,” kata Budi.

  • Massa Aksi di Kebon Sirih, Polda Metro Kedepankan Pelayanan Humanis

    Massa Aksi di Kebon Sirih, Polda Metro Kedepankan Pelayanan Humanis

    Jakarta – Sekelompok massa menggelar unjuk rasa di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (Jakpus). Pihak kepolisian memberikan pelayanan dalam kegiatan aksi unjuk rasa tersebut.
    “Personel kami arahkan untuk memberikan pelayanan secara humanis dan persuasif, sehingga kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (28/9/2026).

    Kegiatan dilakukan mulai pagi hari tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sebanyak 2.365 personel gabungan disiapkan untuk pengamanan aksi unjuk rasa tersebut.

    Selain itu, dia mengatakan polisi lalu lintas disiapkan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Sebanyak 125 personel polisi lalu lintas dikerahkan agar mobilitas bisa berjalan lancar.

    “Personel di lapangan diminta menghindari tindakan arogansi maupun hal-hal yang dapat memicu konflik,” jelasnya.

    Budi mengatakan setiap tindakan personel di lapangan dilakukan secara profesional, sesuai prosedur, dan terukur apabila situasi memerlukan penindakan.

    Selain itu, sebanyak 200 personel TNI dilibatkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa. Dia mengajak peserta aksi unjuk rasa agar tertib menyampaikan aspirasi.

    “Kami mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman serta kondusif,” pungkasnya.

  • Bangun Ekosistem Rantai Pasok SPPG, Polda Metro Jaya Dorong Lapangan Kerja di Muara Gembong

    Bangun Ekosistem Rantai Pasok SPPG, Polda Metro Jaya Dorong Lapangan Kerja di Muara Gembong

     Jakarta. Polda Metro Jaya terus mengembangkan ekosistem rantai pasok bahan baku untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukumnya. Pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, keberhasilan program tidak semata diukur dari jumlah tambak maupun hasil panen, tetapi dari manfaat yang tumbuh bersama masyarakat, termasuk terbukanya kesempatan kerja bagi warga sekitar. Dilansir dari Media Hub, Senin (28/9/26).

    “Bagi saya, ini bukan sekadar berapa banyak tambak atau berapa besar hasil panennya. Yang lebih penting adalah semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memperoleh pekerjaan. Ini membawa manfaat bagi warga Muara Gembong, sekaligus mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Asep.

    Menurutnya, jumlah tambak yang sebelumnya sekitar 60 kini berkembang menjadi 128 tambak ikan. Pengembangan tersebut akan terus didorong agar terbentuk rantai pasok yang berkelanjutan, mulai dari proses budidaya, panen, hingga pemanfaatan hasil produksi sebagai bahan baku SPPG. “Jangan berhenti pada panen hari ini. Setelah panen, kita siapkan kembali tebar benih dan budidaya berikutnya agar ekosistem ini terus berjalan dan manfaatnya semakin luas,” katanya.

    Kapolda menegaskan, keberlanjutan program membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Polda Metro Jaya bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Bekasi terus membangun koordinasi dalam pengembangan budidaya, pengawasan kualitas hasil produksi, hingga penyalurannya kepada SPPG.

    “Semua ini tidak mungkin dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, BGN, Dinas Perikanan, dan kepolisian. Dengan kolaborasi yang baik, kita ingin rantai pasoknya berjalan, kebutuhan SPPG terpenuhi, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” ujar Kapolda.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan, hasil produksi kawasan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan 12 dapur SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Untuk hasil panen kali ini, distribusi diprioritaskan bagi SPPG di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

    “Kolaborasi dengan BGN dan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ini. Tidak hanya memastikan kualitas bahan pangan tetap terjaga, tetapi juga mendorong agar proses produksi melibatkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat setempat. Harapannya, rantai pasok SPPG dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus ikut menggerakkan ekonomi warga,” pungkasnya.

    TAGLINE

    Pakar Seo , Master Seo , Pakar seo polri , master seo polri

    Mohammad Khoirul Amin, Khoirul Amin , Amin

  • Anomali Karhutla Kapolda Sumsel Beberkan Strategi Pencegahan dan penanganan

    Anomali Karhutla Kapolda Sumsel Beberkan Strategi Pencegahan dan penanganan

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Palembang. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Ryan Zulqudsie
    Anomali Karhutla Kapolda Sumsel Beberkan Strategi Pencegahan dan penanganan Karhutla

    Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seolah menjadi ancaman berulang yang membayangi wilayah Sumatera Selatan setiap kali musim kemarau tiba. Namun, memperlakukan Karhutla sekadar sebagai bencana musiman yang pasrah ditunggu adalah sebuah kekeliruan besar. Di tengah perubahan iklim dan dinamika cuaca yang kian ekstrem, penanganan Karhutla menuntut kesiapsiagaan penuh, terstruktur, dan tanpa kompromi.

    Keseriusan dalam memutus rantai bencana ini mengemuka dalam Rapat Penanggulangan Karhutla Sumatera Selatan Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Berlangsung di Ruang VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, forum strategis tersebut menjadi panggung bagi jajaran kepolisian daerah untuk memaparkan komitmen dan langkah nyata di lapangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa paradigma penanganan Karhutla di wilayahnya telah bergeser secara mendasar. Penanganan Karhutla tidak lagi sekadar bertumpu pada aksi pemadaman saat api sudah membumbung tinggi, melainkan bertransformasi menjadi strategi holistik yang berfokus pada pencegahan dini.

    “Karena Karhutla ini merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya, kami sudah mempersiapkan hal ini mulai dari awal tahun, Bapak Presiden. Pada bulan Februari yang lalu, Bapak Kapolri bahkan hadir mengecek langsung kesiapsiagaan Karhutla sekaligus apel Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan,” tegas Sandi.

    Langkah antisipatif yang diinisiasi sejak awal tahun menjadi bukti bahwa Polda Sumsel tidak ingin bertaruh dengan waktu. Strategi holistik yang dipaparkan oleh Irjen Pol. Sandi Nugroho mengusung sejumlah pilar utama penanganan:

    Pencegahan Dini dan Deteksi Cepat: Memanfatkan pemantauan titik panas (hotspot) berbasis teknologi serta penguatan patroli darat dan udara sebelum memasuki puncak musim kering.

    Kolaborasi Edukasi Akar Rumput: Menggandeng masyarakat lokal, tokoh adat, dan pelaku usaha perkebunan untuk merubah pola pikir serta menghentikan tradisi pembukaan lahan dengan cara membakar.

    Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu: Tindakan tegas terhadap oknum maupun korporasi yang terbukti secara sengaja melakukan pembakaran lahan demi efisiensi biaya.

    Langkah terukur ini menegaskan bahwa penanganan Karhutla memerlukan sinergi lintas sektor—mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sektor swasta, hingga kesadaran kolektif masyarakat. Dengan kesiapsiagaan yang dirancang sejak jauh hari, Sumatera Selatan optimistis mampu menekan risiko bencana ekologis, menjaga kualitas udara, dan melindungi masa depan wilayah Bumi Sriwijaya.

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro : Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro : Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmaniasekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

    Mohammad Khoirul Amin, Khoirul Amin , Amin

     

  • Meraih Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

    Meraih Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

     

    JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan membuktikan bahwa sinergi, dedikasi, dan kerja ikhlas mampu membawa institusi ke puncak prestasi. Mengedepankan kolaborasi lintas sektoral dan pelayanan yang berdampak nyata, Polda Sumsel sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai Polda Terbaik dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan pada malam puncak apresiasi di Sari Pasifik Hotel, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

    Kemenangan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras yang terukur dan berkesinambungan. Dalam proses penilaiannya, Polda Sumsel membuktikan keunggulannya melalui empat kata kunci utama, yakni validitas data, inovasi, dampak, dan keberlanjutan. Seluruh program strategis tersebut juga dipetakan secara komprehensif melalui kerangka 5P, yaitu People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.

    Menyikapi capaian membanggakan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah kemenangan bersama. Mengedepankan filosofi kepemimpinan yang merakyat, ia menyadari bahwa polisi tidak dapat bekerja sendiri dan selalu membutuhkan kolaborasi yang kokoh dengan seluruh pemangku kepentingan.

    “Alhamdulillah, hari ini Polda Sumatera Selatan mendapatkan penghargaan dari Kompolnas Award. Ini merupakan kerja keras dari seluruh anggota, baik itu di Polda maupun di seluruh jajaran polres di wilayah Polda Sumatera Selatan. Semuanya menunjukkan bahwa dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, maka akan membawa hasil yang maksimal,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat luas atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri. “Ini semua karena kerja keras tersebut. Terima kasih atas semuanya, terima kasih atas dukungannya. Mudah-mudahan menjadi berkat dunia dan akhirat bagi kita semuanya. Terima kasih,” tambahnya.

    Menyambung pernyataan pimpinan, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan kuatnya komitmen institusi untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen.

    “Sebagaimana yang ditekankan Bapak Kapolda, capaian ini murni merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, dan keikhlasan dari seluruh anggota beserta jajaran. Penghargaan ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus memperkokoh kolaborasi dengan masyarakat, serta memastikan setiap inovasi pelayanan yang kita bangun benar-benar memberikan solusi nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” tegas Kombes Pol. Nandang.

    Anugerah Polda Terbaik dalam Kompolnas Awards 2026 ini bukan sekadar piala pencapaian, melainkan amanah besar untuk terus merawat kepercayaan publik. Melalui kerja tim yang solid dan kolaborasi tanpa batas, Polda Sumsel berkomitmen untuk terus hadir, melayani, dan melindungi. Langkah ini sekaligus menjadi garansi nyata bahwa kepolisian akan selalu menjadi mitra sejati masyarakat dalam merawat harmoni, sejalan dengan semangat yang terus digelorakan: Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!